Andrea
(Bukan Nama Sebenarnya)
Ini cerita tentang seorang pemuda
yang lahir & tinggal di ibu kota
sebuah negara berkembang
bernama Indonesia
Hari itu,
Andrea duduk saja
Termenung, Diam..
Di lantai karpet
Di sebuah Masjid
Seharusnya,
Ia tidak ada di sana
Belum jam makan siang
Apalagi jam pulang kantor
Ada pikiran berat di kepalanya
Atau, ia sedang menghindari sesuatu
Kita kilas balik beberapa tahun sebelumnya
Saat Andrea duduk
di bangku pada ruang kelas
suatu kampus kenamaan
Ia sedang mengerjakan suatu tes
Menjumlahkan angka-angka
dari atas ke bawah
pada sebuah kertas besar
warteg-test mereka menyebutnya
jika bisa menjawab benar
dalam jumlah banyak
dan konsisten
maka itu menunjukkan
pribadi tangguh yg pantang menyerah
katanya..
Andrea sesekali menatap ke luar jendela
Daun & ranting pohon pinus sesekali bergerak
karena tertiup angin
Ia menyemangati dirinya sendiri
di dalam hati berkata
"Ayo, mao kuliah di sini ga.."
Memang nuansa kota kampus itu berada
Sungguh sejuk & penuh dengan keramahan
jauh dari nuansa ibu kota tempat tinggal Andrea
Walhasil, Andrea bisa terus bersemangat
mengerjakan Wartegg Test
Syukur Alhamdulillah,
Beberapa bulan setelahnya
Diumumkan bahwa Andrea 'Lulus' tes
Fast-forward 4 tahun setelahnya
Andrea di-wisuda
dan beberapa bulan kemudian
Ia diterima di sebuah perusahaan BUMN
pada program Management Trainee
Kembali ke Andrea
yang sedang duduk termenung
di karpet sebuah masjid
Jika wartegg test 4 tahun yg lalu benar
seharusnya Andrea tegar
dan bisa menghadapi apapun persoalan di hadapannya
Tapi Ia saat ini hampir saja menyerah
Sempat terpikir
Sedikit minuman beralkohol
mungkin bisa menghilangkan segala beban pikiran
sejenak
tapi uang tidak ada
Andrea menatap ke pojok masjid
lalu mengambil sebuah Al-Quran
dan membacanya
terus membacanya
Alhamdulillah, ternyata bisa meringankan beban yg dirasakan
Blog yang berisi berbagai ide cerita film (iklan, film pendek, dan film panjang). "Hidupkan mimpi dengan cerita".
Analytics
Friday, May 20, 2022
Andrea (Bukan Nama Sebenarnya)
Monday, February 14, 2022
Pahlawan Ada di Sekitar Kita
Hari itu Sabtu pagi. Jalanan terlihat sepi. Andi seperti biasa mengayuh sepeda gerobak roti nya berkeliling komplek. Tiba-tiba Andi dikagetkan dengan suara Pak Haji, salah satu langganannya, berteriak "Mona! Mona!". Ternyata cucu pak haji yg masih berusia 3 tahun, berjalan sendiri keluar pagar dan sudah ada di tengah jalan raya. Segera Andi mengayuh cepat sepeda gerobak rotinya, dan menangkap Mona. Hampir saja angkot yg melintas cepat menabraknya.
Di tempat yg berbeda, Diki sedang mengantar pesanan makanan dengan sepeda motor sport miliknya. Lajunya terhenti karena ada kemacetan panjang mengular di depannya. Di samping nya, suara sirinie ambulans mengaung bising. Supirnya, membuka kaca jendela, lalu bertanya "mas, ada apa sih di depan?" Diki naik ke atas pembatas jalan lalu melihat jauh ke depan. "Ada truk kelebihan muatan yg terbalik, Pak!" Ambulan itu akhirnya bisa memutar balik untuk mencari jalan lain.
Ambulan itu berjalan cepat, lalu tiba-tiba berhenti lagi setelah beberapa kilometer. Mesinnya mogok tidak mau di-starter. Rudi yg bengkel sepeda motor & tambal bannya tidak jauh dari situ, menghampirinya. Kacamata yg dikenakan Rudi ternyata bukan kacamata biasa. Dengan cepat bisa mendeteksi kebocoran oli & air radiator. Diam-diam rudi mengeluarkan alat las portable kecil seukuran pulpen. Sekejap kerusakan mobil teratasi. Ambulans pun kembali melaju cepat ke rumah sakit.
Malam itu, Rudi menutup bengkel lebih lama dari biasanya. Beberapa warga & pelanggannya menonton bareng pertandingan bola di TV yg memang sengaja Rudi letakkan pada posisi yg mudah terlihat dari luar bengkel. Termasuk di sana ada Andi yg baru selesai berkeliling berjualan roti, dan Diki yg sedang beristirahat setelah seharian bekerja sebagai ojek online. Bersamaan dengan peluit akhir pertandingan, terdengar suara "Tolong!" kencang sekali. "Ada jambret.." ujar Diki yg mampu melihat jelas ke kejauhan. Saat Diki akan memacu motor sport nya, Andi berkata "Saya ikut bantu." Diki mengangguk. Rudi memberikan bola baseball ke Andi. Andi menerimanya. Diki memacu motor sport nya dengan kencang, sampai berhasil mendekati jambret tersebut. Andi melemparkan bola baseball yg diberikan Rudi. Lalu bola tersebut mengeluarkan efek kejut listrik, yg cukup untuk membuat jambret itu kehilangan kesimbangan dan menabrak pembatas jalan.
Setelah kejadian itu, Andi dan Diki jadi sering mampir ke bengkel Rudi. Rudi memperlihatkan peralatan-peralatan canggih penemuannya ke mereka. Pada suatu malam, kembali terdengar suara "Tolong!" yg kencang sekali. Ternyata Tomi satpam komplek tergigit ular kobra yg tidak biasa. Tomi menjadi buas dan menyemprotkan bisa beracun ke warga yg melintas. Tanpa lama, Diki & Andi kembali beraksi, dengan membawa peralatan canggih Rudi lainnya.
Sunday, October 6, 2013
Connected Buildings
Bahkan subway di New York, telah dibangun sejak tahun 1.904
Saturday, June 29, 2013
Traffic Works
Atau ini..
Tidak cukup di situ, sekelompok kreatif kota yg menamakan dirinya `traffic works` memiliki gagasan yg jauh lebih fenomenal. Di tengah-tengah macetnya jakarta, `traffic works` meluncurkan 'mobile ads'.
4 tahun berselang, Jakarta sudah tidak macet lagi. Layanan transportasi massal sudah menjadi pilihan utama warga untuk berpergian dari 1 tempat ke tempat lainnya.
Friday, September 28, 2012
my country
This idea could become an interesting story for a documentary film, since there are a lot of examples to be exposed. Another reasons will be, it involves emotional and rational thinking at the same moment.
When I am in college, at a Civics Study class, a student said that he's had an opportunity to become a citizen of other country. But he choose to be Indonesian, because he feels more as indonesian, than a citizen of any other country.
Another example, an Indonesian actresse and singer, recently declare that she has change citizenship, from Indonesian to Germany. She said that it would be easier for her to go wherever she wants, and it would be good for her career.
Thus, from those two examples, we could see that the first one is more emotional, and the second one is more rational.
Furthermore, there are more examples related to the issue. Some football player has been naturalized to be Indonesian, so that he could play at the national team. Another example, a lot of Indonesian researcher choose to live and work abroad, because there are more opportunity there.
Simply, I prefer to be indonesian, because Indonesia is a tropical warm paradise, the heroism of its founding fathers has been my inspirations to be what I am today, and I haven't got any oppurtunity to become any other country citizens :D
Saturday, September 8, 2012
Cinema of The Skies
People at the ancient time, live in high place so they could see the sky more clearly.
People now use the sky as background for their photo..
Some musicians make songs while they see the skies
Some writers get inspirational ideas after look up to the skies
But, what if the skies is not like what we think it is?
A scientist, a mad one..
do a secret experiment to gather a pieces of the skies..
Tuesday, September 4, 2012
Balapan Bajaj
Ia keluar dari kamar kontrakannya, berlari-lari kecil sedikit untuk pemanasan, kemudian meloncat masuk ke dalam kendaraannya: Sebuah Bajaj.
Bajaj bukan sembarang bajaj. Bajajnya adalah spesifikasi sporty/ racing. Telah memenangi belasan perlombaan di "Dark Track Shadow"
bersambung...
Friday, March 30, 2012
Works from Home
Di suatu pagi, seorang pemuda baru bangun dari tidurnya. Dengan mata masih terpejam, ia menggerak-gerakan mouse laptop di sebelah tempat tidurnya. Pada sebuah browser, ia login ke website "drives from home". Di sudut lain kamarnya, sebuah televisi yang menyala memperlihatkan orang-orang yang sedang merayakan tahun baru 2020.
Di website tersebut terlihat ia bertugas sebagai supir taksi. Tidak lama waktu berselang, ada sebuah notifikasi muncul yang mengatakan "ada panggilan dari alamat...". Ia pun menjalankan mobil taksi keluar dari pool, menuju alamat tersebut.
Karena masih mengantuk, ia salah menekan tombol di keyboard. Ketika matanya terbuka kembali, taksi yang dijalankannya sudah menabrak sebuah pohon di dekat pangkalan taksi. Lalu sebuah notifikasi muncul di layar, "Izin berkendara Anda telah dicabut".
Sambil mengeluh, ia kembali berbaring tidur. Televisi di sudut kamarnya, memperlihatkan berita "Sebuah mobil taksi menabrak pohon pada dini hari"
Tamat :)
Thursday, September 1, 2011
Belajar Terbang (Part 2)
Bul..
Mau kemana?
Bul-bul sudah siap dengan tas besar menempel di punggung, sebuah topi kecil di kepala, dan sebatang ranting.. yg dipegang erat dan ditunjukkan ke arah cakrawala.
Ke sana..
Ke balik bukit..
Ku kan menuju
(menirukan bul-bul)
Ke sana.. ke balik bukit.. ku kan menuju..
Ha!!??
Kenapa ke sana, Bul?
Saat ibu-ku di bawa. Aku perhatikan sampai saat-saat terakhir.
Dan ke sanalah mereka membawanya..
Bul..
Kau pernah mendengar cerita tentang naga kecil yg bisa terbang?
Kecepatan kepakkan sayapnya bisa mencapai 60-80 kali per detik.
Desain tubuhnya yg sempurna memungkinkan ia dapat melakukan manuver-manuver yg luar biasa!
Naga kecil yg bisa terbang..
Capung, maksudmu?
(Yasa terdiam sesaat, kemudian kembali berbicara)
Ok..
Atau.. Kau pernah mendengar mengenai hewan pengerat berbulu..
Telinganya panjang.. Giginya besar-besar..
Ia dapat melahapmu dalam sesaat!
Kelinci?
Dia kan herbivor..
Baiklah.. Yg terkakhir ini, pasti akan menyurutkan semangatmu..
Hewan yg satu ini terbuat dari besi.
Kakinya bundar-bundar ada empat.
Bokongnya mengeluarkan asap yg dapat menyesakkan dada.
Tubuhnya besar, larinya kencang!
Hewan itulah yg telah membawa kabur ibuku,
bersama dengan manusia.
Bul, jadi..
Kau benar ingin mencari ibumu, walau apapun rintangan menghadang..
Seperti Ayah Marlin yg mencari Nemo sampai ke pelabuhan Sidney?
Yup!
Baiklah..
Aku akan menemanimu
Tidak usah, Yasa..
Biarlah perjalanan penuh bahaya ini, aku sendiri yg melewatinya..
Eits..
(menggoyang-goyangkan telunjuknya)
Kita akan menempuh petualangan ini bersama
(menggandeng bul-bul)
Seperti Frodo Baggins dan Sam Wisely
(tersenyum)
Baiklah..
Setelah Yasa berbenah, mereka pun berbaris di lintasan.. dan kemudian.. Terbang!
Yas, ngomong-ngomong soal Frodo dan Sam.. Kau ini siapa, dan aku siapa?
Tentu saja, aku Frodo, dan kau Sam.
Hmm.. Kenapa begitu?
Karena aku lebih tampan darimu!
Haha.. Enak saja..
Haha..
Ayok kita berangkat ke bukit Mordor!
Hahaha..
(Bersambung..)
Saturday, August 13, 2011
17-30
Sudah, demikian saja.. haha.. TAMAT
Friday, August 12, 2011
Belajar Terbang
Bul-bul ditemani "Yasa", teman kecilnya, yang baru saja bisa terbang.
YASA
Bul, ayo, bul..
BUL-BUL
Aduuh, susah ini..
YASA
haha..
Kamu kurangi makan dulu mungkin..
Baru nanti bisa..
BUL-BUL
Bisa, terbang?
YASA
Bisa,, kurusan dikit!
hihihi
BUL-BUL
Huuuh..
[BEAT]
Aku harus bisa terbang, supaya bisa mencari ibuku yang diambil oleh manusia..
Bersambung..
Friday, February 19, 2010
Lupa Teman
Lupa sahabat, lupa kerabat.. Lupa saudara, mungkin juga lupa ingatan..Itu adalah petikan dari lagu "Uang, Lagi-Lagi Uang" yang dipopulerkan oleh Nicky Astria. Tidak ada hubungannya dengan uang, tapi ideceritafilm yang satu ini ada hubungannya sedikit dengan potongan lagu tersebut.
Ideceritafilm-nya mengambil inspirasi dari film "50 First Dates" dan kehidupan saya sendiri. Bagaimana jika besok teman Anda lupa begitu saja dengan Anda? Sedikit disinggung dalam film Tarix Jabrix melalui tokoh Dadang, tetapi ideceritafilm yang satu ini lebih ekstrim.
Skenario filmnya bisa diarahkan kepada teori-teori mengenai cara menumbuhkan rasa pertemanan, sampai bagaimana menjaga hubungan baik tersebut. Bisa juga diselipkan tentang bagaimana pertemanan yang positif dan bagaimana pertemanan yang negatif.
Monday, January 4, 2010
Permintaan Terakhir
Permintaan terakhir seringkali menjadi adegan penuh tangis, jika konteks ceritanya adalah seseorang akan terpisah selamanya dari saudaranya, atau menjadi sangat intense jika sang terdakwa adalah seorang yang sangat licik, di mana permintaan terakhirnya tersebut akan juga menjadi kesempatan terakhirnya untuk meloloskan diri serta membuktikan kecerdasannya, atau akan menjadi biasa saja, jika sang terdakwa telah menyerahkan segalanya kepada Sang Mahakuasa. Sehingga, selain ada nuansa kematian, pada ideceritafilm ini bisa ditambah dengan nuansa kesedihan, ketegangan, atau religius.
Apapun konteksnya, permintaan terakhir adalah sesuatu yang sangat powerfull. Atau begitu setidaknya yang diperlihatkan di film-film. Seakan-akan sebuah permintaan terakhir harus dipenuhi, bagaimanapun caranya.
Lebih jelasnya, ideceritafilm ini adalah untuk film pendek. Yaitu, mengambil sepotong saja moment ketika seseorang harus mengucapkan permintaan terakhirnya, dan pihak yang berwenang mau-tidak-mau harus memenuhinya. Kalau mau dibawa ringan, mungkin permintaan terakhirnya adalah minta makanan yang banyak dan enak-enak. Kalau mau dibawa lebih serius, bisa permintaan terakhirnya adalah bertemu seseorang yang "misterius". Yah, lebih serius dan lebih misterius beda tipis, lah.. :D
Lalu apa pesan yang ingin disampaikan? Pesannya secara spesifik, mungkin akan berbeda-beda tergantung dari cerita yang akan dibawa oleh film ini nantinya. Tetapi, secara umum, satu pesan yang bisa dibawa, yaitu : "Jangan menyia-nyiakan kesempatan". Menjadi hiperbolik dalam cerita ini karena kesempatan tersebut betul-betul kesempatan yang terakhir. Terkesan klise, tapi sangat relevan dengan ideceritafilmnya.
Cukup menarik, bukan?
Wednesday, December 16, 2009
Tersembunyi
Pada awalnya "pergerakan" mereka (hewan dan tumbuh-tumbuhan) tidak meresahkan. Sampai suatu saat timbul perasaan tersaingi. Timbul ketakutan, kalau-kalau dominasi manusia di muka bumi terkalahkan. Gerakan perlawanan manusia bermunculan di sana-sini. Akhirnya, para ahli ditugaskan untuk meneliti kecerdasan mereka. Semakin jauh meneliti, termasuk melakukan serangkaian percobaan pada para hewan dan tumbuhan, mereka semakin terkagum-kagum. Kecerdasan yang mereka temukan nyaris tidak mungkin muncul begitu saja dari diri hewan dan tumbuhan tersebut.
Ketika keadaan hampir mencapai puncaknya, seorang ahli menemukan adanya keterkaitan antara pergerakkan hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan akhir-akhir ini dengan semakin banyaknya sinyal-sinyal "aneh" yang masuk ke bumi. Kemudian diketahui pula bahwa ternyata kecerdasan yang dimiliki oleh hewan dan tumbuhan tersebut dibangun secara berangsur-angsur selama berabad-abad oleh alien-alien yang sudah sangat lama ingin menginvasi bumi..
Bagaimana kelanjutannya? Silahkan putuskan sendiri.. hohoho
Friday, December 4, 2009
DVD Ayah
Secara khusus hubungan ayah dan anak laki-laki, adalah salah satu yang menarik. Banyak film mengenai itu telah dibuat, seperti "big fish" dan "When Did You Last See Your Father".
Di dalam "big fish", sang anak mengenal ayahnya dari cerita-cerita fiksi sang ayah. Meskipun fiksi, tetapi di sana banyak makna-makna tersirat yang daripadanya ia mengenal sang ayah. Pada "When Did You Last See Your Father", diceritakan dengan cara berbeda lagi. Tetapi, masih sama dalam hal, mencoba mengenal ayah pada detik-detik terakhir yang tersisa. Saya juga tertarik untuk membuat cerita mengenai ini..
Mungkin karena kegemaran saya menonton film, jadi terpikir ideceritafilm seperti ini.. Seorang anak lama terpisah dari ayahnya. Ayah dan ibunya bercerai ketika ia masih kecil. Ketika ia sudah cukup besar untuk mengenal dunia. Keinginan menggebu-gebu untuk mengenal sang ayah menjadi tidak tertahankan. Tetapi ketika akhirnya berhasil bertemu, ayahnya sedang sekarat, dan tidak lama kemudian meninggal. Satu yang ia tahu mengenai ayahnya, bahwa ayahnya adalah seorang penulis dan sutradara film. Ia akhirnya mencoba mengenal ayahnya dari dvd-dvd film peninggalan ayahnya. Baik yang buatan ayahnya sendiri, maupun film-film favourite ayahnya. Dari sana ia tahu bahwa ayahnya juga sangat merindukan dirinya seperti ia. Dan bahwa ayahnya menyesal telah "menelantarkannya". Berbagai cara telah dilakukan sang Ayah untuk dapat bertemu dan bercengkerama dengannya. Ada satu film buatan ayahnya yang menggantung tanpa akhir. Film itu bercerita mengenai seorang ayah yang lama terpisah dengan anaknya. Sang ayah tetap setia menunggu. Ia sangat yakin bahwa kesempatan itu akan tiba suatu saat nanti.
Mind Control
Bayangkan jika hal itu benar-benar terjadi, positifnya, mungkin kapabilitas seorang manusia akan meningkat. Misalnya saja, seorang pekerja pada konstruksi bangunan, jika biasanya ia hanya menggerakkan buldozer. Mungkin nanti ia dapat menggerakkan buldozer, menyupir truk, mematikan dan menyalakan mesin bor, serta aksi-lainnya secara bersamaan, karena semuanya tinggal dengan mengkonsentrasikan pikiran.
Negatifnya, sebaliknya dari efek positifnya, bukan jadi terpacu untuk melakukan hal yang lebih, tetapi justru malah menjadi malas-malasan karena segalanya lebih mudah. Hanya dengan tidur-tiduran ia bisa mematikan-menyalakan lampu, menggerakkan peralatan-peralatan untuk membersihkan rumah, bahkan mungkin untuk mengetik di keyboard pun malas, karena bisa hanya dengan menggunakan pikiran.
Entahlah, terlepas dari positif-negatifnya, hal ini tetap menarik untuk diperbincangkan, dan menarik pula untuk diangkat menjadi sebuah film.
Sunday, September 13, 2009
Parfum Berbau Macan
Seketika itu, seorang dari mereka justru berjalan mengikuti arah angin. Spontan seseorang yang lain berteriak, "Hei! kalau hewan buas mencium baumu (baca: bau manusia), nanti kita semua bisa bahaya!" "Jangan takut, saya kan pakai ini." Ia menunjukkan satu merek parfum baru. Yang berbeda dari parfum-parfum lainnya. Yaitu, "Parfum Berbau Macan", khusus untuk mereka yang senang berpergian ke alam bebas.
Thursday, September 10, 2009
Sakit Ginjal, Ginjalnya Sakit Apa ?
Dokter : Ginjalnya, Bu..
Pasien : Ginjal???
Dokter : Ia, Bu..
Pasien : Ginjal saya kenapa??
Dokter : Sakit perut.
Pasien : Kok?
Dokter : Perutnya sakit kepala..
Pasien : Dok..?
Dokter : Kepalanya sakit panu.
Pasien : Dok.. Dok..
Dokter : Panunya sakit tenggorokan..
Pasien : Dokter ini kenapa, sih??!!
Dokter : Tenggorokannya sakiiitt..
Pasien : Sus!! Suster..!!!
Wednesday, September 9, 2009
Pembunuhan David
Thursday, August 27, 2009
Lampu Merah (1)
Mengenai yang tadi terakhir disebut : lampu merah.. Pernah ga' sih ngelanggar lampu merah? Nyerobot gitu.. Kalo lagi sepi, liat kiri-kanan ga' ada mobil, ga' ada polisi juga.. Kayaknya serobot aja, ya?? Apalagi kalo lampu merahnya lama banget, lebih-lebih kalo rusak.
Tapi, sebenernya salah ga' sih nyerobot lampu merah? Jelas, kalau polisi, pasti bilang salah (mungkin kecuali kalau kasus yang terakhir tadi : lampunya rusak). Lalu kalau melanggar, dan ketahuan, ditilang ya?
Lucu juga kalau ngomongin masalah tilang. Banyak mitos yang mengatakan kalau ditilang itu merepotkan. Harus dateng ke pengadilan lah, dsb. Makanya banyak yang minta "damai" saja. Apa betul seperti itu? Atau, polisinya yang menekan/ memojokkan sampai akhirnya jadi seperti itu?
Kembali ke awal, ini film tentang jalanan. Lo ga' bisa prediksi apa yang bakal terjadi.






